Cara Menggabungkan 2 Blog Menjadi 1 - WEBSITOES
News Update
Loading...

Sabtu, 11 Januari 2020

Cara Menggabungkan 2 Blog Menjadi 1

Cara Menggabungkan 2 Blog Menjadi 1
Tutorial Cara Menggabungkan 2 Blog Menjadi 1

Artikel ini berisi tutorial cara menggabungkan 2 atau lebih blog di blogger.com menjadi 1 blog. Istilah lainnya adalah mergering blog/website. tutorial cara yang saya tuliskan merupakan cara yang tentu saja sudah pernah saya praktekkan. Dan sukses.


Menggabungkan atau memerger blog-blog yang anda kelola adalah merupakan sesuatu yang sebenarnya sudah biasa dilakukan oleh banyak blogger. Termasuk saya sendiri.
Beberapa alasan yang pernah mendasari penggabungan blog saya waktu itu adalah :
  • Blog A yang digabungkan, nama domainnya sama dengan nama domain orang lain 😁 Sekalipun ekstensi domainnya berbeda, dan sama-sama top level domain, saya jadi agak canggung untuk mengembangkan blog tersebut. Karena saya tidak mau blog yang saya kelola kedepannya dikesankan ikut-ikutan atau berteduh dibawah nama besar blog orang lain. Sebenarnya nama domain blog saya yang digabungkan tersebut cukup bagus, dan sesuai dengan niche dan visitor yang saya targetkan. Cukup ideal dan potensial untuk dikembangkan. Kenapa nama domain saya kok bisa sama? Waktu mendaftarkan domain di salah satu webhosting, saya tidak berpikir bahwa ini akan terjadi. Untungnya biaya yang saya keluarkan untuk mendaftarkan domain tersebut waktu itu tidak besar, karena di webhosting tempat saya mendaftarkan sedang ada promo. ekstensinya xyz 😁 pada tau kan harga xyz? 😁
  • Blog B yang menerima penggabungan, nama domainnya tidak ada yang sama. Hanya 1 orang di dunia ini yang memiliki nama domain seperti Blog B tersebut 😁 Kebetulan niche Blog B sama dengan niche Blog A, ekstensinya juga lebih populer, yaitu top level domain .com. Umur Blog B lebih lama dari Blog A, tapi kurang terurus. Di awal pembuatannya, Blog B direncanakan untuk artikel berbahasa asing. sementara Blog B sudah biasa dipergunakan untuk artikel berbahasa indonesia. 
Setelah saya berpikir cukup lama mengenai strategi pengelolaan kedepannya, akhirnya saya memutuskan untuk menggabungkan keduanya. Bagaimana caranya?

Inilah Tutorial Cara Menggabungkan 2 Blog Menjadi 1

Agar hasil penggabungan tidak mengakibatkan broken link Blog A, sebaiknya langkah-langkah ini tidak ada yang dilewatkan. Silahkan dibaca sampai tuntas. Inilah tutorial cara menggabungkan 2 blog menjadi 1 :
  • Login ke blog A (yang akan digabungkan)
  • Login ke blog B (yang akan menerima penggabungan)
Pertahankan untuk tetap bisa akses ke dua dasboard blog tersebut.
  • Back Up/Cadangkan Semua Data Blog A. Caranya : Login ke Blog A >> Setelan >> Lainnya >> Impor & Cadangkan >> Klik Cadangkan Konten >> Klik Simpan ke Komputer. Maka selanjutnya komputer akan mendownload file back up dalam format xml (lihat di sudut kiri bawah komputer)
  • Impor Semua Data Blog A ke Blog B Melalui Setelan Blog B. Caranya : Login ke Blog B >> Setelan >> Lainnya >> Impor & Cadangkan >> Klik Impor >> Klik Impor dari komputer >> Cari file xml hasil back up dari blog A >> Klik Open. Konten yang diimpor selanjutnya akan digabungkan dengan konten-konten yang sudah ada. Anda juga bisa cheklist Publikasikan semua postingan dan halaman yang telah diimpor secara otomatis, jika anda menginginkan publikasi otomatis.
  • Cek hasil Impor data di Blog B. Periksa semua konten halaman di Blog B. Hapus halaman-halaman : about, contact, disclaimer, TOS, privacy dan sitemap yang berasal dari Blog A yang terpublikasikan ke Blog B. Karena anda tidak memerlukan itu di Blog B.
  • Redirect Satu Persatu Semua Link Konten Lama di Blog A ke Semua Link Konten Baru di Blog B. Caranya : Login ke Blog B >> Setelan >> Preferensi Penelusuran >> Kesalahan dan Pengalihan >> Pengalihan Khusus >> Edit >> Pengalihan Baru >> Masukan link lama konten Blog A pada kolom Dari http:// (masukan selengkapnya) >> Masukan link baru konten Blog B yang dihasilkan setelah melewati proses impor data pada kolom Kepada http:// (masukan selengkapnya) >> Cheklist Permanen >> Simpan >> Simpan Perubahan. Lakukan cara ini untuk link semua konten satu persatu. Lakukan 1000 kali jika semua konten di Blog A berjumlah 1000 konten. Link yang ke 1001 adalah URL Blog A. Bagaimana cara redirect URL Blog A?
  • Redirect URL Blog A ke Blog B. Caranya : Pastekan script ini ke dalam template Blog A 
    <script async='async' src='https://www.gstatic.com/external_hosted/clipboardjs/clipboard.min.js'/>
    <script type='text/javascript'> window.location=&quot; http://www.websitoes.com&quot;; </script>
    tempatkan sebelum kode </head>  jangan lupa untuk mengganti tulisan merah https://www.websitoes.com dengan URL Blog B milik anda.
  • Hapus atau Kembalikan ke draft semua konten yang pernah dipublikasikan di Blog A, agar konten-konten hasil back up yang sudah diimpor dan terpublikasikan di Blog B tidak dianggap duplicate content. 
  • Cek hasil penggabungan. Coba kunjungi URL Blog A dari browser atau klik link artikel Blog A yang pernah dishare. Apakah setelah anda mengklik URL tersebut diredirect ke Blog B atau masih mengunjungi Blog A. Jika anda landing di Blog B berarti berhasil. Jika anda masih landing di Blog A berarti ada yang salah. Kesalahan yang dimungkinkan adalah anda salah menempatkan script di template atau bisa jadi ada script yang terlewat tidak tersalin oleh anda. Perhatikan script dan penempatannya di template blog A.
Itulah tutorial cara menggabungkan 2 blog menjadi 1 (Baca juga : Cara Membuat Website Subdomain di Wordpress Sampai Online)
    Semoga bermanfaat.

    You Are What You Share

    7 komentar

    1. mau tanya gan, kalo cara mindahin kontennya cuma dengan download isi konten blog yang ingin dipindah terus diposting di blog lain satu per satu saja perharinya. Oh iya, blog yang kontennya ingin dipindahkan telah saya hapus. jadi tinggal isi konten saja. Apakah ini dapat terindikasi duplikat?

      BalasHapus
    2. Terkait konten duplikat: jika blognya sudah dihapus, jangan lupa hapus juga dari search consolenya agar link artikel yang dipindah cepat hilang dari penelusuran

      BalasHapus
    3. daripada diupload satu persatu lebih baik dipindah semuanya... kemudian jangan dicentang publikasi otomatisnya agar semua masuk ke draft... kalau diupload satu persatu, lumayan repot... dan ini yang paling penting : tujuan kita redirect by backup A kemudian by impor di B itu agar kita tidak kehilangan visitor link A, jadi tetap lebih baik ini daripada diupload satu persatu secara manual. Jika tidak direwrite di draft blog A, kemungkinan terindikasi duplikat. Tapi seduplikat-duplikatnya hasil backup-impor, itu tidak melanggar gan. Memang cara terbaiknya adalah diredirectnya dari A dan diimpornya ke B sekitar tiga bulanan sebelum A dihapus agar sejak dini link secara dinamis mulai teredirect.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Kalau sudah terlanjur ada yang saya post satu2 bagaimana ya? Apa saya redraft artikel tersebut terus impor blog ke blog baru saya?

        Hapus
    4. kalo yg sudah, tinggal di redirect-in aja link dari blog A nya...
      gak ush diredraft itu gan,

      kalo yg belum, pake pola impor aja..

      BalasHapus
    5. kalo lewat impor otomatis terdirect ke blog baru kah link yang ada di blog lama? maap banyak tanya gan, masih pemula soalnya

      BalasHapus
    6. pengalaman saya terdirect gan...

      bahkan link blog A yg sdh saya bagikan di fb juga langsung terdirect ke blog B
      cuma terdirecnya ke homepage blog B jika tidak didirect satu per satu ke link konten......

      BalasHapus

    Notification
    This is just an example, you can fill it later with your own note.
    Done