9 Tips Agar Mudah Diterima Jadi Publisher Google Adsense - WEBSITOES
News Update
Loading...

Selasa, 14 April 2020

9 Tips Agar Mudah Diterima Jadi Publisher Google Adsense

Tips Agar Mudah Diterima Jadi Publisher Google Adsense
9 Tips Agar Mudah Diterima Jadi Publisher Google Adsense
Monetisasi blog dengan cara menjadi publisher google adsense merupakan salah satu cara monetisasi yang masih sangat populer di kalangan  blogger.

Tidak mengherankan jika setiap hari pertanyaan terkait adsense masih mendominasi di forum-forum dan grup komunitas blogger

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah tentang bagaimana caranya agar mudah diterima jadi publisher google adsense.

Sepertinya hampir semua blogger merasa kurang makan garam jika blognya tidak pernah dimonetisasi dengan program ini.

Sebagaimana blogger pada umumnya, saya pribadi juga merasa tidak lengkap jika blog aktif yang saya kelola tidak beradsense.

Lebih daripada itu, saya malah merasa iklan adsense itu memperbagus tampilan blog saya. Mungkin karena iklan adsense adalah iklan-iklan berkualitas. Iklan google ads.

Tidak mudah pengiklan jika ingin produknya beriklan dengan google ads, Karena harus melewati tahapan verifikasi yang sangat ketat.

Iklan-iklan tersebut juga bermuara ke situs-situs yang aman untuk dikunjungi, karena salah satu syarat diterima ngiklan di google ads situsnya harus secure.

Bagi saya, iklan adsense yang tampil di blog saya jadi memperkaya khazanah konten blog saya.

Saya menganggapnya sebagai konten alternatif bagi pengunjung blog saya untuk mendapatkan konten lain yang relevan dengan apa yang mereka cari dari blog saya.

Hal ini karena karakteristik iklan google adsense secara default memang sangat relevan dengan fokus pembahasan blog. Sebagai contoh, anda bisa memperhatikan blog ini.

Karena fokus pembahasan blog ini adalah seputar blogging, maka secara default iklan-iklan yang muncul adalah iklan yang relevan dengan hal-hal terkait blog dan website.

Tapi bisa saja pengunjung malah menemukan ada iklan yang tidak relevan dengan fokus pembahasan blog ini, misalnya iklan alat pembesar pensil atau loket godeg.

Nah, haha. Jika menemukan iklan yang tidak relevan seperti itu, pengunjung jangan terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa iklan tersebut dimunculkan oleh saya sebagai pemilik blog.

Iklan seperti itu adalah bawaan cokie pengunjung. Sesuai dengan cokie android pengunjung. Karena android pengunjung sebelum mengunjungi situs ini mungkin sering atau pernah dipergunakan untuk mengakses situs pensil dan loket 😂 Hayo ngaku.......

Dengan kata lain, sesuai dengan amal perbuatan atau perilaku berselancar pengunjung di dunia maya secara umum.

Cara mengatasinya adalah dengan mereset cache browser android pengunjung itu sendiri.

Anda sangat gaptek, kuper dan kudet jika malah menyalahkan pemilik blog terkait munculnya iklan adsense yang tidak sesuai dengan fokus pembahasan blog. Karena iklan adsense secara default sangat ramah pengunjung, terutama jika pemilik blog memilih mengaktifkan iklan otomatis. Makanya saya merasa nyaman dengan iklan adsense.

Jika ingin mengetahui lebih jauh tentang cokie, silahkan baca artikel saya tentang cokie dan cara mengaktifkannya di browser dan blog

Bagi saya program google adsense juga bukan sekedar program monetisasi semata, melainkan sebuah program yang standar kelayakan mengikutinya juga bisa saya jadikan ukuran kelayakan yang menentukan sebuah blog itu layak ngeblog atau tidak.

Standar kelayakannya membantu mengarahkan saya untuk membangun blog sebagaimana mestinya sebuah blog.

Saya tidak alergi dengan standar kelayakan blog versi adsense, saya juga tidak merasa terbebani dengan ketatnya atau disiplinnya peraturan adsense setelah blog diterima jadi publisher, karena alasan yang tadi.

Tapi itu juga tidak berarti saya berminat untuk memonetisasi semua blog yang saya kelola dengan adsense.

Untuk blog berniche pendidikan dan pemberdayaan masyarakat misalnya, saya tidak berniat mengadsensekannya.

Jika anda berminat mengikuti jejak blogger lain menjadi publisher adsense, cara-cara di bawah ini mungkin sangat cocok anda baca, sebagai persiapan sebelum mendaftar jadi publisher adsense.

Cara Agar Mudah Diterima Jadi Publisher Google Adsense


1). Pastikan blog yang akan didaftarkan adalah blog yang sudah jadi

Blog sudah jadi maksudnya apa? Jika diukur dengan umur, minimal blog berumur 3 bulan. Di bawah 3 bulan blog biasanya dianggap belum cukup umur.

Hal itu karena biasanya sebelum mencapai umur 3 bulan blog masih belum terindeks dengan baik, sekalipun sudah disubmit ke google search console dan dibantu google analityc.

Bukan itu saja, blog di bawah 3 bulan rentan berubah haluan. Pemilik blog masih sering gonta-ganti niche dan template, sehingga masih sering dianggap blog belum jadi, masih dibangun atau masih dibuat.

Sebenarnya kurang dari 3 bulan kemungkinan diterima juga ada, asalkan blog sudah jadi.

Ada yang umurnya baru 1 bulan, tapi diterima. Mungkin itu karena pemiliknya samgat mengenal seluk beluk blog.

Jadi dalam hal ini kata kuncinya adalah : Blog sudah jadi, bukan blog yang masih dibangun.

2) Pastikan blog layak dipercaya oleh netizen, sebaiknya berdomain TLD.

Sebenarnya blog gratisan blogspot juga bisa didaftarkan jadi publisher, kemungkinan untuk diterima cukup terbuka.

Namun sayangnya blog gratisan seringkali kurang mendapat tempat di hati netizen. Lebih parahnya lagi, blog gratisan seringkali dikesankan sebagai blog spam.

Umumnya visitor cenderung lebih mempercayai blog berdomain, terutama top level domain (.com misalnya).

Oleh karena itu para master sering menyarankan top level domain untuk didaftarkan adsense.

Wajar saja jika mereka menyarankan blog berdomain TLD, karena standar kelayakan adsense sendiri secara dinamis mengikuti trend perilaku pengguna internet secara global yang kurang mempercayai blog gratisan.

Oleh karena netizen cenderung lebih mempercayai blog berdomain tld, adsensepun jadi terkesan lebih memprioritaskan blog berdomain tld.

Tapi jangan lupa, sekalipun domainnya tld, jika sering nyepam kemungkinan akan sulit diterima adsense. Apalagi jika pernah dilaporkan sebagai blog yang melakukan pelanggaran, wah makin sulit.

Jadi kata kuncinya adalah : Blog dipercaya netizen, lebih bagus didukung dengan berdomain tld

3). Pastikan blog secure dan aman untuk dikunjungi netizen.

Google adsense menginginkan semua blog yang jadi publisher merupakan blog yang aman untuk dikunjungi.

Tentu saja ini untuk kebaikan semua pihak. Kita patut mengapresiasi terkait ini.

Salah satu cara agar blog secure adalah dengan mengganti HTTP blog menjadi HTTPS.

Ini mudah jika menggunakan platform blogger. Jika menggunakan wordpress, bisa jadi butuh biaya.

Tapi bisa juga diHTTPSkan dengan memanfaatkan fasilitas gratis seperti Lets Encript dan plugin gratis Really Simple SSL.

Jadi kata kuncinya adalah : Blog secure, aman untuk dikunjungi.

4). Pastikan blog tidak membingungkan pengunjung.

Membingungkan bagaimana maksudnya? Google adsense adalah program iklan milik google yang sangat memprioritaskan kenyamanan pengunjung.

Salah satu yang membuat pengunjung nyaman adalah ketika landing di blog kita, mereka dengan mudah bisa mendapatkan apa yang mereka cari. Bukan malah diputar-putar kesana kemari.

Hal lainnya yang bisa membuat pengunjung bingung adalah : Navigasi acak-acakan, link menu ada yang tidak aktif, link double, banyak 404, judul artikel tidak sesuai dengan isi artikel, terlalu banyak link keluar dan terlalu banyak memasang widget.

Lebih baik buat navigasi dan tampilan yang sederhana saja yang penting pengunjung bisa mendapatkan apa yang mereka cari.

5). Pastikan blog tidak menggunakan template bajakan

Menggunakan template bajakan itu melanggar hak cipta, google adsense tidak menyukai itu.

Karena adsense ini program periklanan yang memiliki komitmen bagus terhadap hukum yang berlaku.

Bukan saja hukum yang berlaku secara global, melainkan juga hukum yang berlaku di negara-negara tempat asal pemilik blog dan target pengunjung.

Daripada anda menggunakan template bajakan, lebih baik anda menggunakan template default/bawaan. Saking tidak boleh menggunakan template bajakan.

Anda bisa menggunakan template default contempo jika di blogger, dan menggunakan template twenty jika di wordpress.

Tapi tentunya membeli template premium jauh lebih baik dan lebih terlihat profesional.

6). Pastikan tampilan blog mendukung versi mobile

Jangan salah paham, ini bukan berarti melupakan tampilan versi dekstop.

Jadi selain template harus terlihat bagus ketika diakses menggunakan komputer, template juga harus tidak bermasalah ketika diakses pengguna mobile.

Ini karena sebagian besar pengguna internet saat ini menggunakan mobile.

Google adsense sangat memanjakan pengunjung blog, terlebih pengunjung pengguna versi mobile.

Sebenarnya untuk mengatasi ini sangat mudah, karena hampir semua template saat ini sudah mendukung versi mobile. Apalagi jika anda menggunakan template premium. Karena template premium biasanya diupdate secara berkala oleh developernya agar senantiasa sesuai dengan kaidah SEO. Wiiih "kaidah" hehe.

Tenang, jika blog sudah didaftarkan ke google search console/webmaster tool ketika template yang dipergunakan bermasalah di versi mobile, google search console biasanya memberitahu kita via email. Jika itu terjadi, ganti saja templatenya.

7). Pastikan blog dilengkapi cokie consent dan halaman penting

8). Sebaiknya blog Fokus ke satu pembahasan

Saya akui, memilih niche yang tepat untuk blog tidaklah mudah.

Banyak faktor yang menyebabkannya menjadi tidak mudah.

Memastikan fokus pembahasan blog ke satu niche bahkan saya anggap sebagai masalah yang paling sulit sepanjang perjalanan blogging saya.

Sebenarnya blog gado-gado segala niche diembat juga tidak masalah, kemungkinan diapprove juga ada. Hanya saja kurang disukai google adsense, karena pengunjung menjadi tidak tertarget sebagaimana blog yang fokus pada satu pembahasan.

9). Pastikan semua konten yang ada di blog original, unik dan menarik.

Konten original berarti konten asli buatan sendiri, bukan konten hasil plagiasi atau copy paste.

Jangankan hasil plagiasi dan copas, konten buatan sendiri yang sama persis dengan yang ada di blog orang lainpun tidak baik. Tidak jarang itupun masuk kategori duplikat.

Maklum, sekarang ini jumlah blogger tidak sedikit, sedangkan topik dimungkinkan sama atau ada kemiripan.

Solusinya adalah membuat konten baru yang unik. Agar benar-benar beda dari yang lain.

Google adsense menyukai blog unik dengan fokus pembahasan unik berisi konten-konten dengan kata kunci yang unik dan menarik 

You Are What You Share

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done