Mengenal Fungsi dan Setup Feedburner - WEBSITOES
News Update
Loading...

Kamis, 08 Oktober 2020

Mengenal Fungsi dan Setup Feedburner

Mengenal Fungsi dan Setup Feedburner

Mengenal fungsi dan setup feedburner ini sangat cocok dibaca orang yang akan membuat blog atau blogger yang baru saja membuat blog, karena fungsi feedburner akan sangat membantu dalam rangka membangun blog menjadi lebih baik.

Ada baiknya artikel ini dibaca berulang kali, atau artikel ini dibookmark saja, agar anda tidak susah mencari penjelasan untuk mengenal fungsi dan setup feedburner seperti ini.
mengenal-fungsi-dan-setup-feedburner
Masalahnya dulu saya sempat berulang kali mengakses halaman "help" feedburner hanya demi mendapatkan penjelasan yang lebih baik mengenai cara kerja layanan pembakar feed tersebut.

Itu baru cara kerjanya, belum lagi setupnya. Sedikit rumit juga pembahasan tentang feedburner bagi saya yang ganteng ini.

Berbeda dengan istilah "feedback", yang mudah diingat dan tidak asing di telinga karena sering diucapkan dalam pergaulan sehari-hari. Untuk memahaminya juga tidak rumit.

Istilah "Feedburner" sendiri kurang begitu nempel di otak saya, entah karena paduan kosakatanya atau karena memang kurang di-up.  

Popularitas "feedburner" bahkan kalah populer oleh buah dari keberadaannya, yaitu "subscribe".

Ini ibarat kacang lupa sama kulitnya, dimana kita hanya tau bahwa "blog kita akan lebih enak dipandang jika follow by email defaultnya tidak diperlihatkan kepada pengunjung, tapi feednya ingin tetap bisa dimanfaatkan" dan diterapkan pada format lain, model widget subscribe misalnya. 

Situs resminya yaitu www.feedburner.com sampai saat ini belum menyediakan alih bahasa ke bahasa indonesia. Bahasa yang tersedia adalah : Inggris, 日本語, Spanyol, Portugis, русский dan Deutsch. Bahasa defaultnya adalah bahasa inggris. 

Tentu ini menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya blogger pemula mendapatkan penjelasan terkait feedburner ini, karena umumnya pengunjung situs manapun lebih memilih comeback daripada repot-repot memaksakan diri menerjemahkan penjelasan-penjelasan terkait masalah-masalah rumit yang dianggap bukan merupakan kebutuhan sehari-hari.

Tutorial berbahasa indonesia mengenai setup feedburner yang tersedia di panggung utama search engine google juga masih sedikit. Bahkan saya menemukan beberapa artikel yang sudah kadaluarsa dan penjelasannya butuh diupdate.

Mungkin salah satu faktor yang jadi pertimbangan para master untuk tidak sering membahasnya adalah karena setup untuk menyingkronkan feedburner dengan blog dianggap cukup 1 kali saja seumur ngeblog, yaitu sewaktu blog masih sangat baru. 

Selanjutnya feedburner jarang diakses, tidak seperti google analytic dan search console yang rutin dipantau setiap hari. 

Maka dari itu, jika mereka fokus untuk menghadirkan penjelasan feedburner, tidak berpotensi pada peningkatan trafic pengunjung. Mubadzir.

Feedburner itu apa sih fungsinya? apa manfaatnya untuk blog? bagaimana cara setupnya?

WEBSITOES.COM akan membantu menjelaskan semuanya. Penjelasan saya insya Allah akan lebih mudah dipahami, karena saya akan menjelaskannya dengan bahasa manusia, bukan bahasa robot yang susah dipahami blogger pemula.

Fungsi Feedburner

Sebagaimana namanya, feedburner adalah sebuah situs layanan gratis milik google yang pelayanannya hanya berfokus pada pengelolaan, pengolahan dan pengalihan umpan web serta membantu web menganalisis hasilnya secara berkala.

Pengelola web (blog atau podcast) memanfaatkan layanan tersebut untuk mengoptimalkan umpan web yang ada.

Analoginya begini : anda punya "sangu raskin" sebagai butiran umpan untuk mendapatkan ikan-ikan di kolam. alat pengumpannya anda juga punya, yaitu "useup". Sayangnya, fungsi pengumpan (useup) tersebut kurang membantu mengoptimalkan proses pengumpanan sehingga anda membutuhkan alat pengumpan yang lebih bagus secara fungsionalitas untuk optimalisasi dan optimasi agar pendapatan ikan anda bisa maksimal.

Anda butuh : benang dan kail sebagai alat bantu.

Dengan kata lain : "anda membutuhkan sebuah alat yang bukan hanya sebagai pengait umpan saja, melainkan juga alat yang berfungsi sebagai pengatur ritme, pengukur jarak, pengolah daya dan pengalih saluran agar feedbacknya tidak bersifat tok-tak melainkan tok-tik-tak-tik-tok".

feedback yang dihasilkan oleh alur "tok-tik-tak-tik-tok" ini lebih user friendly daripada feedback yang dihasilkan oleh alur "tok-tak".

Blogger sebagai layanan penyedia blog gratis milik google memiliki sebuah widget bawaan yang bisa dimanfaatkan pengelola blog menyediakan fasilitas langganan artikel bagi pengunjung blog. Tapi, fasilitas tersebut fungsinya sangat sederhana, sehingga jika dipergunakan hasilnya akan kurang bisa memaksimalkan pencapaian target pengelola blog. Karena feedback terlalu bersifat "tok-tak".

Nah, feedburner hadir menawarkan sebuah layanan untuk mengoptimalkan widget feed bawaan milik blogger yang sederhana tersebut menjadi lebih bisa diandalkan. Karena ritme feedback menjadi lebih user friendly, seperti : "tok-tik-tak-tik-tok" yang sudah saya jelaskan tadi.

Setup Feedburner

Untuk membuat fungsi layanan feedburner bisa bermanfaat, kita terlebih dahulu harus melakukan setup :
  • Memiliki akun feedburner
  • Mendaftarkan blog kita
  • Mensinkronkan feedburner dengan blog kita
  • Membuat settingan lain di dasboard feedburner
Bahkan anda bisa menghapusnya kembali (mencopot blog dari akun anda di feedburner) jika feedburner sudah tidak dibutuhkan lagi

You Are What You Share

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done